Level 1 · Pemula
Teman Belajar
Pilih satu buat nemenin kamu belajar — nanti kata-kata semangatnya muncul pas kamu baca Panduan.
Misi Harian
Selesaikan misi untuk dapat bonus XP. Reset tiap hari.
Panduan Belajar
Baca ini dulu sebelum ke tabel interaktif dan kuis. Semua penjelasan dari nol.
📖 Kenapa urutan belajarnya begini?
Urutan di aplikasi ini sengaja disamakan dengan cara buku Minna no Nihongo (buku ajar bahasa Jepang paling umum dipakai di kursus/kampus, termasuk buat persiapan JLPT N5) mengajarkan materinya. Faktanya, buku utama Minna no Nihongo sendiri nggak mengajarkan cara baca hiragana/katakana — itu dianggap prasyarat dan dipelajari lebih dulu lewat buku suplemen terpisah (biasa disebut Kana Nyūmon, "pengantar kana"), baru setelah lancar baca kana, murid masuk ke Bab 1 buku utama.
Pola tiap bab di Minna no Nihongo sendiri konsisten: Kosakata baru → Penjelasan Pola Kalimat/Tata Bahasa → Contoh Kalimat → Percakapan → baru Latihan Soal (Mondai). Nggak pernah dibalik. Makanya tab ini ("Panduan") sengaja diposisikan sebelum tab Kuis — biar kamu nggak dilempar ke soal duluan tanpa penjelasan, sama seperti buku aslinya.
あ Apa itu Hiragana?
Oke, pelan-pelan ya. Bahasa Indonesia cuma punya 1 sistem tulisan (huruf A-Z). Bahasa Jepang punya 3 sistem tulisan sekaligus yang dipakai campur dalam satu kalimat: hiragana, katakana, dan kanji. Hiragana ini yang paling dasar dan paling penting dikuasai duluan — semua kata Jepang, termasuk kanji sekalipun, pasti bisa "dituliskan ulang" pakai hiragana kalau perlu. Anggap aja hiragana itu alfabet dasarnya bahasa Jepang.
Hiragana (ひらがな) bentuknya lengkung dan mengalir kayak tulisan tangan sambung. Asal-usulnya dari penyederhanaan tulisan kanji yang ditulis secara kursif/cepat, makanya bentuknya jadi lebih "ringan" dibanding kanji yang penuh garis lurus dan kotak-kotak.
Karena hiragana dipakai untuk 4 hal penting ini, dan kamu bakal ketemu keempatnya di HAMPIR SETIAP kalimat Jepang:
- Kata-kata asli Jepang yang nggak punya kanji, atau kanjinya jarang dipakai. Contoh: ありがとう (terima kasih) ditulis full hiragana, gak ada kanjinya.
- Partikel tata bahasa — kata kecil yang nyambungin kata benda ke kata benda lain, atau nunjukin peran kata dalam kalimat (は, が, を, に, で, dll). Ini yang bikin kalimat Jepang "nyambung", jadi WAJIB dikuasai.
- Akhiran kata kerja & kata sifat yang berubah-ubah (disebut okurigana). Kanji sendiri gak bisa berubah bentuk, jadi bagian yang berubah-ubah (tergantung waktu/sopan-tidaknya) ditulis pakai hiragana. Contoh: 食 (kanji "makan") + べます (hiragana, berarti "akan makan" bentuk sopan) = 食べます.
- Furigana — hiragana kecil yang ditulis di atas/samping kanji susah, buat bantu orang yang belum hafal cara baca kanji itu. Anak-anak Jepang sendiri juga masih dibantu furigana pas SD.
Jadi kesimpulannya: kalau hiragana belum lancar, kamu bakal kesulitan baca kalimat Jepang APAPUN, meskipun cuma 1 kanji doang di situ, karena partikel dan akhirannya tetap pakai hiragana. Makanya ini prioritas nomor 1, di atas segalanya.
Total ada 46 karakter dasar yang disebut gojūon (五十音), artinya harfiah "50 bunyi" (walau sebenarnya cuma 46 yang aktif dipakai sekarang, beberapa udah gak dipakai). Cara nyusunnya gampang begitu kamu ngerti polanya:
- Ada 5 bunyi vokal dasar: a, i, u, e, o (ditulis あ い う え お)
- Ada 9 baris konsonan: k, s, t, n, h, m, y, r, w — tiap baris konsonan ini digabung dengan 5 vokal tadi. Contoh baris "k": か(ka) き(ki) く(ku) け(ke) こ(ko)
- Plus 1 karakter tunggal yang berdiri sendiri tanpa vokal: ん (dibaca "n" doang, konsonan sengau)
Jadi logikanya: begitu kamu hafal urutan vokal (a-i-u-e-o) dan hafal satu baris konsonan, baris konsonan lain tinggal "nempelin" pola yang sama. Ini kenapa metode paling efektif adalah hafal per-baris, bukan hafal acak 46 karakter sekaligus — otak kamu bakal lebih gampang nangkep polanya.
Dari 46 karakter dasar ini, ada 3 variasi bunyi tambahan yang wajib kamu tahu:
- Dakuten (゛) — tanda kayak kutip dua kecil di kanan atas huruf, mengubah bunyi konsonan jadi "bersuara"/lebih berat. Contoh: か (ka) → が (ga), た (ta) → だ (da), さ (sa) → ざ (za). Total ada 20 kombinasi dakuten.
- Handakuten (゜) — tanda bulatan kecil, cuma ada di baris は doang. Contoh: は (ha) → ぱ (pa). Total ada 5 kombinasi handakuten.
- Yōon (拗音) — gabungan 2 karakter jadi 1 bunyi: konsonan+i (seperti き, し, ち) digabung dengan ゃ/ゅ/ょ yang ditulis KECIL (bukan ukuran normal). Contoh: き + ゃ(kecil) = きゃ, dibaca "kya" (satu suku kata), BUKAN "ki-ya" (dua suku kata terpisah). Ini penting banget dibedain — banyak pemula salah baca karena ngira itu 2 bunyi.
| Aturan | Contoh | Cara baca |
|---|---|---|
| Huruf っ kecil (disebut sokuon) artinya "tahan sebentar", menggandakan konsonan berikutnya | がっこう | ga-k-kou (ada jeda kecil sebelum "k", bukan "ga-kko-u" dibaca cepat) |
| Vokal panjang di baris あ/い/う ditulis dengan huruf vokal yang sama diulang | おかあさん | o-ka-a-sa-n (bunyi "a" ditahan lebih lama, dobel panjangnya) |
| Baris え yang dipanjangkan biasanya nambah い (bukan え lagi) | せんせい | se-n-se-i (bunyi "e" jadi panjang, walau yang ditulis "i") |
| Baris お yang dipanjangkan biasanya nambah う (bukan お lagi) | とうきょう | to-u-kyo-u (2 bunyi panjang dalam 1 kata: "Tookyoo", ini nama kota Tokyo!) |
| Partikel は dibaca "wa" KHUSUS kalau posisinya jadi penanda topik/subjek kalimat | わたしは がくせいです | watashi wa gakusei desu (bukan "ha") — tapi kalau は dipakai di tengah kata biasa, tetap dibaca "ha" normal |
| Partikel へ dibaca "e" KHUSUS kalau jadi penanda arah tujuan | がっこうへ いきます | gakkou e ikimasu = "pergi ke sekolah" (bukan "he") |
Dua aturan terakhir ini (は dan へ) sering bikin pemula bingung karena satu huruf yang sama bisa dibaca beda tergantung fungsinya di kalimat. Jangan khawatir kalau belum langsung ngeh — ini bakal kebiasa sendiri seiring banyak baca contoh kalimat.
Pola ini berlaku untuk semua baris konsonan yang berakhiran "i" (k, s, t, n, h, m, r) — jadi kamu cuma perlu hafal 1 pola, tinggal ganti-ganti konsonan depannya.
| + ゃ (ya) | + ゅ (yu) | + ょ (yo) |
|---|---|---|
| きゃ (kya) しゃ (sha) ちゃ (cha) にゃ (nya) ひゃ (hya) みゃ (mya) りゃ (rya) | きゅ (kyu) しゅ (shu) ちゅ (chu) にゅ (nyu) ひゅ (hyu) みゅ (myu) りゅ (ryu) | きょ (kyo) しょ (sho) ちょ (cho) にょ (nyo) ひょ (hyo) みょ (myo) りょ (ryo) |
Perhatikan: し+ゃ dibaca "sha" (bukan "sya"), ち+ゃ dibaca "cha" (bukan "tya"). Ini karena ejaan romaji standar (Hepburn) menyesuaikan bunyi asli, bukan dieja huruf per huruf. Kalau kamu baca romaji "sya" atau "tya" di tempat lain, itu sistem ejaan lama (Kunrei-shiki) — bunyinya tetap sama persis.
| Pasangan | Bedanya |
|---|---|
| さ vs ち vs き vs ま vs も | Hati-hati sudut & jumlah "kaki"-nya — coba tulis pelan-pelan sambil perhatikan urutan coretan (bukan cuma niru bentuk akhirnya doang), karena urutan coretan itu yang bikin bentuknya konsisten & gampang dibaca orang lain |
| ぬ vs め vs ね vs れ vs わ | Semuanya punya lengkungan yang mirip-mirip — bedanya ada di sambungan garis di bagian akhir, dan ada/tidaknya "ekor" kecil yang nongol |
| る vs ろ | る punya lingkaran kecil yang nyambung di bagian akhir (kayak ada "ekor melingkar"), ろ ujungnya terbuka lurus aja tanpa lingkaran |
| は vs ほ | ほ punya 1 garis horizontal tambahan di bagian kanan atas yang gak ada di は — kalau ragu, coba hitung jumlah garisnya |
| わ vs れ | わ bagian bawahnya melingkar tertutup, れ bagian bawahnya kayak ada coretan miring yang terbuka ke kanan bawah |
- Mulai dari baris あ行 (a,i,u,e,o) — cuma 5 huruf, gampang, dan ini "kunci" buat semua baris lain
- Lanjut 1 baris per hari/sesi (か行, さ行, た行, dst) — jangan langsung 46 sekaligus, otak gampang overload
- Tiap baris baru, ulang dulu baris-baris sebelumnya sebelum lanjut, biar gak lupa
- Setelah 46 dasar lancar, baru masuk dakuten/handakuten (cuma nambah "titik/lingkaran kecil" ke huruf yang udah kamu hafal, jadi harusnya cepat)
- Terakhir baru yōon (gabungan kecil) — ini paling gampang kalau 2 tahap sebelumnya udah kuat
- Pakai tab Kartu Flash dan Latihan Menulis di aplikasi ini buat drilling harian — jangan cuma baca tabel doang, karena membaca ≠ hafal
ア Apa itu Katakana?
Kabar baiknya dulu: kamu gak perlu belajar bunyi baru lagi di bagian ini. Katakana (カタカナ) punya bunyi yang 100% persis sama dengan hiragana — ka tetap ka, sa tetap sa, ta tetap ta. Yang beda cuma bentuk tulisannya aja: katakana lebih kaku, lurus, dan bersudut tegas (mirip huruf balok), sedangkan hiragana lebih lengkung mengalir. Jadi begitu hiragana lancar, belajar katakana jauh lebih cepat karena kamu tinggal belajar "wajah baru" dari bunyi yang udah kamu kenal.
Yang justru penting dipahami adalah: kapan katakana dipakai, bukan hiragana. Katakana punya fungsi yang beda total dari hiragana:
- Kata serapan dari bahasa asing (disebut gairaigo), misal コーヒー (kōhī = coffee/kopi), テレビ (terebi = televisi), パソコン (pasokon = personal computer)
- Nama orang/tempat asing (bukan Jepang), misal インドネシア (Indonesia), ジャカルタ (Jakarta) — tapi nama Jepang sendiri tetap pakai kanji/hiragana
- Onomatope / bunyi-bunyian dan kata ekspresif, misal ワンワン (wan wan = suara gonggongan anjing), ドキドキ (doki doki = suara/rasa jantung berdebar)
- Penekanan kata, mirip fungsi huruf miring/italic atau HURUF KAPITAL di tulisan Indonesia — buat nekenin kata tertentu di kalimat
- Istilah sains/teknis, nama spesies hewan-tumbuhan di buku pelajaran atau ensiklopedia, walau ini di luar cakupan N5
Kalau kamu ketemu kata yang "berasa asing" tapi ditulis pakai huruf Jepang berbentuk kaku, hampir pasti itu katakana dan kata serapan.
Sama kayak hiragana: 46 karakter dasar (gojūon) + dakuten/handakuten + yōon, dengan bunyi yang identik. Bedanya cuma di goresannya. Karena katakana dipakai buat "niru" bunyi bahasa asing, dia juga punya beberapa kombinasi TAMBAHAN yang gak ada di hiragana — soalnya bahasa Jepang asli emang gak punya bunyi-bunyi itu.
| Aturan | Contoh | Cara baca |
|---|---|---|
| Vokal panjang ditulis pakai garis datar ー (bukan huruf vokal seperti di hiragana) | ケーキ | kē-ki (cake/kue) — garis ー artinya "tahan bunyi vokal sebelumnya lebih lama" |
| っ kecil (sokuon) tetap berlaku sama persis seperti di hiragana | ベッド | be-d-do (bed/tempat tidur) |
| ン di akhir kata, bunyinya nempel ke suku kata sebelumnya | パン | pan (bread/roti) — bukan "pa-n" dua suku kata terpisah |
Ini bagian yang bikin katakana "canggih" — bisa niru bunyi yang aslinya gak ada dalam sistem bunyi bahasa Jepang, dengan cara gabung 2 karakter (1 normal + 1 kecil).
| Kombinasi | Bunyi | Contoh kata |
|---|---|---|
| ファ フィ フェ フォ | fa fi fe fo | ファン (fan/kipas atau penggemar) |
| ティ トゥ | ti tu | パーティー (party/pesta) |
| ディ ドゥ | di du | ディズニー (Disney) |
| ウィ ウェ ウォ | wi we wo | ウェブ (web) |
| ヴァ ヴィ ヴ ヴェ ヴォ | va vi vu ve vo | ヴァイオリン (violin) |
| ジェ シェ チェ | je she che | チェック (check/memeriksa) |
Di level N5, kamu belum wajib banget hafal semua kombinasi ini di luar kepala — cukup TAHU bahwa ini ada, biar kalau ketemu di kata serapan, kamu gak kaget dan bisa nebak cara bacanya.
Ini jebakan klasik buat pemula — banyak kata katakana yang KELIHATAN kayak bahasa Inggris, tapi artinya udah bergeser di Jepang. Ini disebut wasei-eigo (bahasa Inggris buatan Jepang):
| Kata katakana | Kelihatan kayak | Arti sebenarnya di Jepang |
|---|---|---|
| マンション (manshon) | "mansion" (rumah mewah) | Apartemen/kondominium biasa, bahkan yang kecil |
| サラリーマン (sararīman) | "salary man" | Karyawan kantoran laki-laki secara umum |
| バイキング (baikingu) | "viking" | Makan prasmanan/buffet (asalnya dari nama restoran) |
| Pasangan | Bedanya |
|---|---|
| シ (shi) vs ツ (tsu) | シ coretannya lebih vertikal & ekornya melengkung ke atas; ツ lebih horizontal & ekornya melengkung ke bawah — bayangin シ kayak "kurung buka miring" dan ツ kayak "senyum kecil" |
| ソ (so) vs ン (n) | Arah goresan titik/ekornya kebalikan — ソ digambar dari kiri-atas turun ke kanan-bawah, ン dari kanan-atas turun ke kiri-bawah |
| ク (ku) vs ワ (wa) | ワ punya sudut yang lebih terbuka lebar & ada "kaki" tambahan di kiri bawah yang gak dimiliki ク |
| ヲ (wo) vs 才 (angka kanji "bakat"/talenta, sering disalahsangka huruf) | Bentuknya emang mirip tapi beda konteks total — ヲ jarang dipakai kecuali sebagai partikel, jarang muncul di kata biasa |
学 Apa itu Kanji (level N5)?
Ini bagian yang paling sering bikin orang takut belajar Jepang, padahal kalau dipahami konsepnya dulu, sebenarnya cukup masuk akal. Kanji (漢字) adalah aksara yang diadopsi dari huruf Tionghoa ribuan tahun lalu. Bedanya sama hiragana/katakana yang cuma mewakili BUNYI (kayak alfabet biasa), setiap kanji mewakili MAKNA/IDE secara langsung. Jadi satu simbol bisa langsung "berarti" sesuatu tanpa perlu dieja huruf per huruf. Contoh: 山 langsung berarti "gunung" — bukan cuma kumpulan bunyi "y-a-m-a".
Kenapa ini penting dipahami dari awal? Karena ini artinya kanji itu beda cara belajarnya dari hiragana/katakana. Hiragana/katakana kamu hafal BUNYI-nya doang (46 bunyi, selesai). Kanji kamu harus hafal BENTUK + MAKNA + minimal 1 CARA BACA sekaligus, per karakter. Makanya kanji terasa lebih berat — bukan karena lebih susah secara konsep, tapi karena informasinya lebih banyak per karakter.
Hampir semua kanji punya MINIMAL 2 cara baca berbeda tergantung situasinya:
- Onyomi (音読み) — cara baca yang diserap dari bahasa Tionghoa kuno (makanya kadang mirip-mirip bunyi Mandarin/Hokkien). Biasanya dipakai SAAT kanji itu digabung dengan kanji lain jadi 1 kata (disebut kata majemuk). Contoh: 学校 (gakkō = sekolah) — kanji 学 dibaca "gaku" (onyomi) dan 校 dibaca "kō" (onyomi), digabung jadi "gakkō".
- Kunyomi (訓読み) — cara baca asli Jepang, sebelum orang Jepang punya sistem tulisan sendiri, mereka "nempelin" bunyi asli Jepang ke simbol Tionghoa yang maknanya cocok. Biasanya dipakai saat kanji berdiri sendiri, sering diikuti hiragana kecil di belakangnya (disebut okurigana). Contoh: 学ぶ (manabu = belajar) — 学 di sini dibaca "mana" (kunyomi), beda total dari "gaku" tadi!
Jadi kanji yang SAMA (学) bisa dibaca "gaku" ATAU "mana" tergantung dipakai sendirian atau digabung kanji lain. Ini bukan pengecualian aneh — ini memang polanya. Aturan kasar yang bisa jadi patokan awal: kanji sendirian + hiragana di belakang = kemungkinan besar kunyomi. Kanji + kanji langsung nempel tanpa hiragana di antaranya = kemungkinan besar onyomi. Ini gak 100% berlaku selalu, tapi cukup membantu buat nebak di awal-awal belajar.
Satu kanji bahkan bisa punya LEBIH dari satu onyomi dan lebih dari satu kunyomi (beberapa kanji populer punya 5-10 cara baca berbeda!). Jangan panik ngeliat itu — di level N5, kamu cuma perlu hafal 1-2 bacaan PALING UMUM per kanji dulu, itu udah lebih dari cukup.
Kanji yang kelihatan rumit sebenarnya tersusun dari komponen-komponen kecil berulang yang disebut radikal (部首, bushu). Radikal ini sering ngasih PETUNJUK soal makna/kategori kanji tersebut — jadi walau kamu belum pernah lihat kanji itu, kadang kamu bisa nebak kira-kira dia berhubungan sama apa. Contoh: kanji dengan radikal 氵(air) di kiri hampir selalu berhubungan sama air/cairan, kayak 海 (laut) atau 泳 (berenang). Mikir pakai radikal ini bikin kanji berasa kayak nyusun puzzle dari potongan yang udah kamu kenal, bukan ngafalin gambar random dari nol tiap kali.
Urutan penulisan kanji itu baku/tetap, bukan bebas semau kamu. ini penting karena 3 alasan konkret:
- Tulisan tangan jadi rapi & proporsional — kalau urutannya salah, bentuk akhirnya sering jadi miring/gak seimbang walau "kelihatan mirip"
- Memudahkan cari kanji di kamus fisik/aplikasi — banyak kamus kanji disusun berdasar jumlah coretan, jadi kalau kamu tau cara hitung coretannya dengan benar, nyari kanji asing jadi jauh lebih cepat
- Membantu otot-ingatan (muscle memory) — banyak orang justru lebih gampang inget kanji lewat GERAKAN TANGAN nulisnya berulang-ulang, dibanding cuma liatin bentuknya doang. Ini kenapa tab Latihan Menulis di aplikasi ini penting dipakai, bukan cuma dilewatin
Kanji N5 adalah kanji paling dasar dari yang paling dasar: angka (一二三...), hari dalam seminggu (日月火水木金土), keluarga (父母), waktu (今年), arah/posisi (上下左右), dan kata kerja/sifat yang paling sering dipakai sehari-hari (大小高安). Silabus resmi JLPT N5 sebenarnya gak pernah dipublikasikan sebagai daftar baku oleh penyelenggaranya — beda penerbit buku textbook kadang punya jumlah yang sedikit beda-beda (biasanya berkisar 100-ish kanji), tapi aplikasi ini sudah mencakup kanji inti yang paling sering keluar dan paling sering dipakai di kata sehari-hari, jadi cukup solid buat fondasi awal.
| Radikal | Makna | Contoh kanji |
|---|---|---|
| 氵(mizu) | Air / cairan | 泳 (berenang), 海 (laut) |
| 亻(hito) | Orang | 休 (istirahat), 何 (apa) |
| 日 | Matahari / hari | 時 (waktu), 明 (terang) |
| 木 | Pohon / kayu | 校 (sekolah), 林 (hutan kecil) |
| 言 | Kata / bicara | 語 (bahasa), 話 (bicara) |
| 扌(te) | Tangan | 持 (bawa), 打 (pukul) |
| 辶(shinnyou) | Berjalan / bergerak | 道 (jalan), 週 (minggu) |
| 宀(ie) | Atap / rumah | 安 (aman/murah), 字 (huruf) |
| 口 | Mulut | 名 (nama), 只 (hanya) |
- Atas dulu, baru bawah
- Kiri dulu, baru kanan
- Horizontal dulu, baru vertikal (kalau ada garis yang saling berpotongan)
- Coretan yang "menembus" tengah dari atas ke bawah biasanya digambar paling akhir
- Bingkai/kotak luar digambar dulu sebelum isi di dalamnya, tapi garis penutup bagian bawah bingkai digambar belakangan (setelah isinya selesai)
- Coretan diagonal dari kiri-atas ke kanan-bawah biasanya duluan dari yang arah sebaliknya
Aturan ini kedengaran banyak, tapi begitu kamu praktik langsung sambil nulis di tab Latihan Menulis, biasanya kerasa "natural" sendiri — tangan cenderung otomatis ngikutin pola ini kalau kamu tulis pelan-pelan dan perhatikan contohnya.
Kanji HAMPIR GAK PERNAH berdiri sendiri di kalimat nyata sehari-hari — biasanya digabung 2 kanji atau lebih jadi satu kata utuh (disebut 熟語, jukugo), dan begitu digabung, biasanya cara bacanya pakai onyomi keduanya. Contoh gabungan yang sering keluar di N5:
| Gabungan | Baca | Arti |
|---|---|---|
| 先生 | sensei | guru |
| 学生 | gakusei | murid/mahasiswa |
| 毎日 | mainichi | setiap hari |
| 天気 | tenki | cuaca |
| 図書館 | toshokan | perpustakaan |
| 誕生日 | tanjoubi | hari ulang tahun |
Ini kenapa strategi paling efektif belajar kanji adalah: jangan hafal 1 kanji sendirian, tapi hafal LEWAT kata majemuk yang sering dipakai. Kamu dapat 3 hal sekaligus dalam 1 kali hafalan: bentuk kanji, cara baca, DAN artinya dalam konteks nyata.
Kadang pas 2 kanji digabung, bunyi awal kanji kedua berubah jadi "bersuara" (dapat dakuten) biar lebih enak diucapkan. Ini disebut rendaku. Contoh: 花 (hana=bunga) + 火 (hi=api) harusnya jadi "hanahi", tapi yang bener diucapkan 花火 = hanabi (kembang api) — huruf "h" berubah jadi "b". Ini sering bikin bingung karena kelihatan gak konsisten, tapi memang begitu adanya dan harus dihafal per kata, bukan ditebak polanya.
語 Cara Kerja Kosakata Jepang
Banyak orang langsung buka daftar kosakata dan mulai hafalin kata satu-satu kayak hafalin daftar belanjaan. Itu cara yang kurang efektif. Sebelum hafalin kata, penting paham dulu susunan kalimatnya, karena struktur Jepang beda TOTAL sama Bahasa Indonesia/Inggris. Kalau strukturnya udah kebayang, kata-kata baru yang kamu hafal otomatis "punya tempat" buat dipasang, bukan sekadar kata lepas yang gak tau cara makenya.
Bahasa Indonesia/Inggris pakai pola SVO — Subjek-Verba-Objek (Saya makan nasi: Saya=subjek, makan=verba, nasi=objek). Bahasa Jepang pakai pola SOV — Subjek-Objek-Verba. Bedanya cuma di posisi kata kerja: di Jepang, kata kerja SELALU nongol di paling akhir kalimat, gak peduli sepanjang apa kalimatnya.
| Bagian | Contoh | Keterangan |
|---|---|---|
| Topik + partikel | わたし は | "saya" sebagai topik pembicaraan (partikel は dibaca "wa" di sini) |
| Objek + partikel | ごはん を | "nasi" sebagai objek yang kena aksi |
| Predikat (kata kerja, di akhir) | たべます | "makan" — selalu di posisi paling akhir, gak peduli seberapa banyak kata sebelumnya |
Susunan lengkap: わたしは ごはんを たべます = "Saya makan nasi" (secara harfiah: "Saya[topik] nasi[objek] makan"). Karena kata kerja di akhir, kamu sering harus dengar/baca sampai selesai baru tahu maksud kalimatnya secara utuh — beda banget dengan bahasa yang kata kerjanya di depan, di mana kamu udah tau "aksi"nya dari awal kalimat.
Kenapa ini penting banget dipahami dari awal? Karena begitu kamu ngerti pola ini, kamu bisa "nebak" struktur kalimat Jepang APAPUN meskipun banyak kata yang belum kamu kenal — kamu tinggal cari: mana topiknya (biasanya diikuti は), mana objeknya (biasanya diikuti を), dan kata kerja di ujung kalimat. Ini kerangka yang bakal kepake terus sepanjang belajar Jepang.
Kabar baiknya buat ngimbangin susahnya SOV: kata benda (nomina) di Jepang nggak punya bentuk jamak, gender, atau kasus seperti di beberapa bahasa Eropa (bandingkan sama bahasa Inggris yang punya "book" vs "books", atau bahasa Prancis yang punya gender kata benda). 本 (hon) selalu berarti "buku" — mau itu satu buku atau seratus buku, tulisannya SAMA PERSIS. Jumlahnya baru ditentukan dari angka/counter yang menyertainya (lihat bagian Angka & Satuan di bawah), bukan dari perubahan bentuk kata bendanya sendiri. Ini artinya begitu kamu hafal 1 kata benda, kamu gak perlu hafal "versi jamaknya" lagi — hemat banget dari sisi hafalan.
Partikel adalah kata-kata kecil (biasanya 1 huruf hiragana) yang ditaruh SETELAH kata benda, buat nunjukin peran kata itu dalam kalimat. Tanpa partikel, orang Jepang gak akan tau mana yang subjek, mana yang objek, dst — karena Jepang gak punya tanda kasus lewat perubahan bentuk kata kayak bahasa lain. Ini daftar partikel paling penting buat mulai:
| Partikel | Fungsi | Contoh singkat |
|---|---|---|
| は (wa) | Penanda topik utama kalimat — "tentang apa yang mau dibahas" | わたしは... (soal saya...) |
| が (ga) | Penanda subjek, sering dipakai pas memperkenalkan info baru | ねこが います (ada kucing) |
| を (o) | Penanda objek langsung yang kena aksi kata kerja | ほんを よみます (baca buku) |
| に (ni) | Penanda waktu spesifik, tujuan, atau arah | 7じに おきます (bangun jam 7) |
| で (de) | Penanda tempat terjadinya aksi, atau alat/cara | がっこうで べんきょうします (belajar di sekolah) |
| の (no) | Penanda kepemilikan, kayak tanda ' s dalam Inggris | わたしの ほん (buku saya) |
Beda antara は dan が ini sering bikin bingung pemula: は dipakai kalau topiknya udah jelas/diketahui bersama ("ngomongin soal si A..."), が dipakai kalau ini info yang baru pertama kali disebut/ditekankan. Contoh: わたしは がくせいです (saya [sebagai topik yang sudah jelas] adalah murid) vs だれが きましたか (siapa [pertanyaan tentang subjek baru] yang datang). Ini butuh waktu buat kebiasa, jangan stres kalau belum langsung ngeh — lama-lama insting bahasa kamu bakal tajam sendiri.
Jepang punya sistem kata tunjuk yang sangat rapi & konsisten, berdasar JARAK dari pembicara:
| Awalan | Jarak | Kata benda (ini/itu) | Tempat (di sini/situ) |
|---|---|---|---|
| こ (ko) | Dekat pembicara | これ (ini) | ここ (di sini) |
| そ (so) | Dekat lawan bicara | それ (itu) | そこ (di situ) |
| あ (a) | Jauh dari keduanya | あれ (itu, jauh) | あそこ (di sana) |
| ど (do) | Kata tanya (mana?) | どれ (yang mana) | どこ (di mana) |
Pola ini SELALU konsisten di semua turunan katanya (こんな/そんな/あんな=jenis begini/begitu, こちら/そちら/あちら=arah sini/situ/sana yang lebih sopan). Sekali kamu paham logikanya, tinggal ganti-ganti huruf depannya doang — mirip pola gojūon di hiragana.
Hati-hati satu hal: これ/それ/あれ dipakai kalau berdiri SENDIRI ("ini apa?"), tapi kalau diikuti kata benda langsung, bentuknya berubah jadi この/その/あの (contoh: この ほん = "buku ini", bukan "これ ほん"). Ini perbedaan yang sering ketuker pemula.
- Kata ganti & sapaan — わたし, あなた, こんにちは, ありがとう (dasar buat mulai percakapan apa pun)
- Kata tunjuk — これ/それ/あれ, ここ/そこ/あそこ (lihat tabel di atas)
- Kata tanya — なに(apa), だれ(siapa), どこ(di mana), いつ(kapan), どう(bagaimana), どうして(kenapa) — ini fondasi buat bisa nanya apa pun
- Kata kerja aksi sehari-hari — たべる(makan), のむ(minum), いく(pergi), くる(datang), みる(melihat), する(melakukan) — kata kerja paling sering dipakai di kalimat pemula
- Kata sifat dasar — おおきい/ちいさい (besar/kecil), あつい/さむい (panas/dingin), たかい/やすい (mahal/murah) — biasanya dipasangkan dengan lawan katanya biar sekaligus hafal 2
Ini salah satu kejutan buat pemula: Jepang punya kata BEDA buat menyebut anggota keluarga SENDIRI vs anggota keluarga ORANG LAIN, sebagai bentuk kesopanan (merendahkan keluarga sendiri, meninggikan keluarga orang lain).
| Anggota | Keluarga sendiri | Keluarga orang lain |
|---|---|---|
| Ayah | ちち | おとうさん |
| Ibu | はは | おかあさん |
| Kakak laki-laki | あに | おにいさん |
| Kakak perempuan | あね | おねえさん |
| Adik laki-laki | おとうと | おとうとさん |
| Adik perempuan | いもうと | いもうとさん |
Kalau ngomongin keluarga sendiri ke orang lain, pakai kolom kiri (ちち, はは...). Kalau nanya/ngomongin keluarga LAWAN bicara, pakai kolom kanan yang lebih sopan (おとうさん, おかあさん...). Salah pakai bukan salah tata bahasa fatal, tapi kedengaran kurang sopan.
| あか (merah) | あお (biru) | きいろ (kuning) |
|---|---|---|
| みどり (hijau) | しろ (putih) | くろ (hitam) |
Perhatikan: あか, しろ, くろ, あお sebenarnya juga bisa jadi kata sifat -i (あかい=merah, しろい=putih, くろい=hitam, あおい=biru) kalau langsung diikuti kata benda atau di akhir kalimat sebagai predikat. Tapi きいろ dan みどり HARUS pakai の kalau mau nempel ke kata benda (きいろの はな = bunga kuning), gak bisa langsung "きいろい" secara alami dalam pemakaian standar.
| あたま (kepala) | かお (wajah) | め (mata) |
|---|---|---|
| みみ (telinga) | はな (hidung) | くち (mulut) |
| て (tangan) | あし (kaki) | おなか (perut) |
Buat bilang di mana suatu benda berada, biasanya dipakai pola: [Benda1] の [posisi] に [Benda2] が あります/います. Contoh: つくえの うえに ほんが あります (Ada buku di atas meja).
| うえ (atas) | した (bawah) | なか (dalam) |
|---|---|---|
| まえ (depan) | うしろ (belakang) | よこ (samping) |
| となり (sebelah) | ちかく (dekat) | あいだ (antara) |
| いつも | Arti | たいてい | Arti |
|---|---|---|---|
| いつも | selalu | たいてい | biasanya |
| ときどき | kadang-kadang | たまに | sesekali |
| あまり〜ません | jarang (butuh negatif) | ぜんぜん〜ません | sama sekali tidak (butuh negatif) |
Perhatikan: あまり dan ぜんぜん WAJIB dipasangkan dengan kata kerja bentuk NEGATIF di akhir kalimat (~ません). Kalau lupa negatifnya, artinya jadi salah/aneh. Contoh benar: あまり たべません (jarang makan). Salah: あまり たべます.
| Frasa | Arti |
|---|---|
| これを ください | Tolong (berikan) ini |
| いくらですか | Berapa harganya? |
| たかいです / やすいです | Mahal / murah |
| これは なんですか | Ini apa? |
| はる (musim semi) | なつ (musim panas) | あき (musim gugur) | ふゆ (musim dingin) |
|---|
文 Dasar Konjugasi Jepang
Ini bagian yang paling "berbeda" dari bahasa Indonesia. Di Bahasa Indonesia, kata kerja gak berubah bentuk sama sekali — "makan" tetap "makan" mau kemarin, sekarang, atau besok (tinggal tambah kata "sudah"/"akan" di depannya). Di Jepang, kata kerja dan kata sifat justru berubah AKHIRANNYA tergantung waktu (sekarang/lampau) dan bentuk (positif/negatif). Ini pola paling dasar yang wajib dikuasai sebelum bisa baca kalimat apa pun dengan lancar — kalau di tahap ini masih bingung, semua kalimat bakal kerasa kayak teka-teki terus.
Cara "mengubah" kata kerja Jepang beda-beda tergantung kelompoknya. Makanya langkah pertama sebelum konjugasi apa pun: kamu harus tau dulu kata kerja itu masuk kelompok mana.
| Kelompok | Ciri | Contoh |
|---|---|---|
| Godan (kelompok 1) | Bentuk kamus (asli, belum dikonjugasi) berakhiran bunyi -u selain -iru/-eru tertentu. Ini kelompok paling banyak jumlahnya. | かう (membeli), よむ (membaca), はなす (berbicara) |
| Ichidan (kelompok 2) | Bentuk kamus berakhiran -iru atau -eru (dengan pengecualian tertentu yang sebenarnya godan, tapi di N5 belum perlu dipikirkan) | たべる (makan), みる (melihat), おきる (bangun) |
| Fukisoku (kelompok 3 / tidak beraturan) | Cuma ada 2 kata kerja yang masuk sini di seluruh bahasa Jepang, jadi tinggal hafal luar kepala | する (melakukan), くる (datang) |
Kabar baiknya: kamu gak perlu langsung hafal cara "menentukan" kelompok dari teori linguistik. Di level N5, biasanya kamu belajar kata kerja LANGSUNG dalam bentuk ~masu-nya (bentuk sopan), jadi kelompok ini lebih penting dipahami buat tahap belajar selanjutnya (N4 ke atas) ketika kamu mulai belajar bentuk kamus dan bentuk-te.
Bentuk ~masu adalah bentuk SOPAN kata kerja, yang dipakai di percakapan formal, sama orang yang belum akrab, atau di tulisan resmi. Ini bentuk yang paling sering kamu pakai & temui di level N5.
| Bentuk | たべる (makan) | のむ (minum) |
|---|---|---|
| Sekarang/akan (+) | たべます | のみます |
| Sekarang/akan (−) | たべません | のみません |
| Lampau (+) | たべました | のみました |
| Lampau (−) | たべませんでした | のみませんでした |
Cara buatnya beda per kelompok: Ichidan tinggal BUANG る di akhir, lalu tambah ~ます (たべる→たべ→たべます). Godan ganti bunyi akhir dari baris "u" jadi baris "i", baru tambah ~ます (のむ→のみ→のみます — perhatikan む jadi み). Kalau kamu udah lancar hiragana gojūon, perubahan bunyi ini gampang ditebak karena tinggal geser satu kolom di tabel yang sama.
Perlu diingat juga: bentuk "sekarang/akan" (~ます) sebenarnya dipakai untuk 2 makna sekaligus — aksi yang terjadi SEKARANG (kebiasaan) ATAU aksi yang AKAN terjadi (masa depan). Bahasa Jepang gak punya bentuk kata kerja terpisah khusus buat "akan", konteks kalimat yang menentukan maknanya.
Jepang punya 2 KATEGORI kata sifat yang konjugasinya beda total. Kamu harus tau dulu suatu kata masuk kategori mana sebelum bisa mengonjugasikannya dengan benar.
| Bentuk | おおきい (besar, i-adj) | げんき (sehat, na-adj) |
|---|---|---|
| Positif sekarang | おおきいです | げんきです |
| Negatif sekarang | おおきくないです | げんきじゃないです |
| Positif lampau | おおきかったです | げんきでした |
| Negatif lampau | おおきくなかったです | げんきじゃなかったです |
| Sebelum kata benda | おおきい いえ | げんきな ひと (WAJIB pakai な!) |
Kata sifat -i (i-adjective) SELALU berakhiran huruf い, dan dia konjugasi SENDIRI tanpa perlu です sebagai penanda waktu — です di akhir cuma buat kesopanan, bukan penentu waktu (perhatikan: おおきかったです, perubahan waktunya ada di おおきい→おおきかった, bukan di です-nya). Kata sifat -na (na-adjective) justru KEBALIKANNYA — dia sendiri gak berubah bentuk, yang berubah adalah です di belakangnya (mirip pola kata benda biasa). Ciri gampang: kalau kata sifatnya "terasa" kayak kata serapan/abstrak (げんき=sehat, きれい=cantik/bersih, しずか=tenang), biasanya itu na-adjective, walau ada pengecualian juga jadi tetap perlu dihafal per kata.
| Pola | Contoh | Arti |
|---|---|---|
| KataBenda は KataBenda です | わたしは がくせいです | Saya adalah murid |
| KataBenda は KataSifat です | これは おおきいです | Ini besar |
| KataBenda は KataKerja~ます | わたしは まいにち べんきょうします | Saya belajar setiap hari |
| KataBenda1 は KataBenda2 じゃないです | これは ほんじゃないです | Ini bukan buku |
Bahasa Indonesia cuma punya 1 kata "ada", tapi Jepang punya 2 kata beda tergantung yang "ada"-nya itu benda HIDUP atau MATI. Ini sering keluar di soal N5 dan gampang salah kalau belum ngeh polanya.
| Kata | Dipakai untuk | Contoh | Arti |
|---|---|---|---|
| います (imasu) | Makhluk hidup — orang, hewan | にわに いぬが います | Ada anjing di halaman |
| あります (arimasu) | Benda mati — barang, bangunan, tumbuhan | つくえに ほんが あります | Ada buku di meja |
Cara gampang inget: います = makhluk yang bisa GERAK SENDIRI (orang, hewan), あります = benda yang DIAM (barang, tumbuhan — walau tumbuhan "hidup" secara biologi, dalam tata bahasa Jepang tetap masuk kategori あります). Pola kalimatnya: [Tempat]に [Benda]が い/あります.
| Kata sambung | Arti | Contoh |
|---|---|---|
| そして (soshite) | dan, lalu (menyambung 2 kalimat berurutan) | たべます。そして、ねます。(Makan. Lalu, tidur.) |
| でも (demo) | tapi, namun | たかいです。でも、おいしいです。(Mahal. Tapi, enak.) |
| だから (dakara) | makanya, karena itu | あついです。だから、みずを のみます。(Panas. Makanya, minum air.) |
| それから (sorekara) | setelah itu, kemudian | べんきょうします。それから、あそびます。(Belajar. Setelah itu, main.) |
Di level N5, kata sambung ini biasanya dipakai buat menyambung 2 KALIMAT TERPISAH (masing-masing diakhiri titik), bukan disisipkan di tengah 1 kalimat panjang. Ini pola paling aman buat pemula sebelum belajar gabungan kalimat yang lebih rumit di level berikutnya.
Ini bentuk kata kerja yang paling sering dipakai selain ~ます, karena jadi dasar buat banyak pola lain (minta tolong, izin, larangan, aksi berlangsung). Cara bikinnya beda per kelompok kata kerja:
| Kelompok | Aturan | Contoh |
|---|---|---|
| Ichidan | Buang る, tambah て | たべる → たべて |
| Godan (akhiran う/つ/る) | Ganti jadi って | かう → かって |
| Godan (akhiran む/ぶ/ぬ) | Ganti jadi んで | のむ → のんで |
| Godan (akhiran く) | Ganti jadi いて | かく → かいて |
| Godan (akhiran ぐ) | Ganti jadi いで | およぐ → およいで |
| Godan (akhiran す) | Ganti jadi して | はなす → はなして |
| Tidak beraturan | Hafal langsung | する→して, くる→きて |
Kelihatan banyak aturan, tapi begitu sering latihan, pola bunyinya jadi kebiasa sendiri. Kabar baiknya: begitu bentuk ~te dikuasai, kamu langsung bisa pakai SEMUA pola di bawah ini tanpa perlu belajar konjugasi baru lagi.
| Pola pakai ~te | Arti | Contoh |
|---|---|---|
| ~てください | tolong lakukan (sudah dibahas di atas) | まって ください |
| ~ています | sedang melakukan / kebiasaan rutin | たべて います (sedang makan) |
| ~てもいいです | boleh melakukan (izin) | たべても いいです (boleh makan) |
| ~てはいけません | tidak boleh/dilarang | たべては いけません (tidak boleh makan) |
| Pola | Arti | Contoh |
|---|---|---|
| ~ましょう | Ayo (mengajak dengan semangat) | いきましょう (ayo pergi) |
| ~ませんか | Mau gak...? (mengajak lebih sopan/menawarkan) | いきませんか (mau pergi gak?) |
Cara bikin gampang: ganti akhiran ~ます jadi ~ましょう atau ~ませんか. たべます→たべましょう/たべませんか.
Beberapa kata yang KELIHATAN seperti kata kerja biasa (butuh objek pakai を) ternyata secara tata bahasa lebih mirip kata sifat, jadi objeknya pakai が. Ini salah satu jebakan paling sering keluar di soal N5.
| Contoh salah | Contoh benar | Arti |
|---|---|---|
| にほんごを すきです ✗ | にほんごが すきです ✓ | Suka bahasa Jepang |
| えいごを じょうずです ✗ | えいごが じょうずです ✓ | Mahir bahasa Inggris |
| にほんごを わかります ✗ | にほんごが わかります ✓ | Mengerti bahasa Jepang |
Cara gampang inget: すき、きらい、じょうず、へた、わかる、ほしい — semuanya menjelaskan "keadaan/perasaan terhadap sesuatu", bukan "aksi terhadap sesuatu", jadi ikut pola kata sifat (pakai が) bukan pola kata kerja aksi (yang pakai を).
Ini salah satu bagian paling sering bikin bingung karena tergantung SUDUT PANDANG siapa yang ngasih dan siapa yang nerima. Ada 3 kata kerja beda buat "memberi/menerima" tergantung arahnya:
| Kata kerja | Dipakai kalau | Contoh |
|---|---|---|
| あげます | SAYA (atau orang lain) memberi ke ORANG LAIN (bukan ke saya) | わたしは ともだちに ほんを あげます (Saya kasih buku ke teman) |
| くれます | Orang lain memberi ke SAYA (atau ke kelompok saya) | ともだちは わたしに ほんを くれます (Teman kasih buku ke saya) |
| もらいます | SAYA menerima dari siapa pun (fokus di sisi penerima) | わたしは ともだちに ほんを もらいます (Saya terima buku dari teman) |
Jebakan paling umum: kalau yang menerima itu SAYA, WAJIB pakai くれます, bukan あげます — meskipun secara arti kelihatan "sama-sama ngasih". Coba bandingkan 2 kalimat di atas (ともだちは わたしに...) — itu kuncinya: kalau penerimanya "saya", pakai くれる.
Pola paling simpel buat bilang "bisa": [Hal] が できます.
| Contoh | Arti |
|---|---|
| にほんごが できます | Bisa/mampu berbahasa Jepang |
| りょうりが できます | Bisa memasak |
| うんてんが できません | Tidak bisa menyetir |
Perhatikan lagi: できます juga ikut pola "が bukan を" sama kayak すき/じょうず/わかる yang udah dibahas di atas — karena secara makna dia juga "menjelaskan kemampuan", bukan aksi langsung.
Kata tanya (なに, だれ, どこ) kalau ditambah か artinya jadi "sesuatu/seseorang/suatu tempat" yang belum pasti. Kalau ditambah も dan dipasangkan kalimat NEGATIF, artinya jadi "tidak ada apa-apa/siapa-siapa/di mana-mana".
| Pola +か (belum pasti) | Arti | Pola +も +negatif | Arti |
|---|---|---|---|
| なにか たべますか | Mau makan sesuatu? | なにも たべません | Tidak makan apa-apa |
| だれか いますか | Ada seseorang? | だれも いません | Tidak ada siapa-siapa |
| どこか いきますか | Mau pergi ke suatu tempat? | どこも いきません | Tidak pergi ke mana-mana |
| Pola | Arti | Contoh |
|---|---|---|
| A は B より [sifat] です | A lebih [sifat] dibanding B | にほんは インドネシアより さむいです (Jepang lebih dingin dari Indonesia) |
| A と B と どちらが [sifat] ですか | Antara A dan B, mana yang lebih [sifat]? | いぬと ねこと どちらが すきですか (Antara anjing dan kucing, mana yang kamu suka?) |
数 Angka & Kata Bantu Bilangan (Josūshi)
Ini sering dianggap bagian TERSULIT di N5, tapi sebenarnya bukan susah secara konsep — cuma butuh hafalan yang cukup banyak karena banyak pengecualian. Jepang punya 2 sistem angka berbeda yang dipakai bergantian tergantung situasi:
- Angka asli Jepang (wago) — cuma ada sampai 10, dipakai buat menghitung benda generik tanpa counter khusus
- Angka serapan Tionghoa (kango) — gak terbatas jumlahnya (1 sampai jutaan), dan ini yang dipakai bareng counter/josūshi buat menghitung jenis benda spesifik
Angka serapan inilah yang paling sering kamu pakai sehari-hari: いち(1) に(2) さん(3) し/よん(4) ご(5) ろく(6) しち/なな(7) はち(8) きゅう/く(9) じゅう(10). Perhatikan beberapa angka punya 2 cara baca (4 dan 7 dan 9) — pemilihannya tergantung kata yang mengikutinya, sering ditentukan supaya lebih enak diucapkan atau menghindari kata yang bunyinya mirip kata "kematian" (死=shi) untuk angka 4.
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 |
|---|---|---|---|---|
| ひとつ | ふたつ | みっつ | よっつ | いつつ |
| 6 | 7 | 8 | 9 | 10 |
|---|---|---|---|---|
| むっつ | ななつ | やっつ | ここのつ | とお |
Angka jenis ini paling gampang dipakai karena berdiri sendiri tanpa perlu counter tambahan — cocok buat menghitung APA AJA yang gak ada counter khususnya (misalnya menghitung barang random di meja). Tapi begitu lewat 10, sistem ini berhenti dan kamu HARUS pindah ke angka serapan + counter.
| Angka | Bacaan | Logika |
|---|---|---|
| 11 | じゅういち | 10 + 1 (じゅう+いち) |
| 20 | にじゅう | 2 x 10 (に+じゅう) |
| 25 | にじゅうご | 2x10 + 5 (にじゅう+ご) |
| 100 | ひゃく | satuan baru |
| 1000 | せん | satuan baru |
| 10000 | いちまん | satuan baru (beda dari bahasa Barat yang baru ganti satuan di "juta"!) |
Begitu lewat 10, semua angka cuma "digabung" dari puluhan+satuan (mirip cara kita ngomong dalam bahasa Indonesia). Yang perlu diperhatikan cuma titik ganti "satuan besar" — Jepang ganti satuan di tiap kelipatan 10.000 (万, man), BUKAN di kelipatan 1.000.000 (juta) kayak yang biasa kita pakai. Ini kenapa harga yang gede di Jepang (misal barang seharga 50.000 yen) sering disebut sebagai "5万円" (go-man en), bukan dipecah jadi puluhan-ribu kayak logika bahasa Indonesia.
Ini bagian intinya: setiap JENIS benda punya "kata bantu hitung" sendiri yang HARUS dipasang bareng angka. Gak bisa cuma bilang angka doang kalau lagi menghitung benda spesifik.
| Counter | Dipakai untuk | Contoh (perhatikan perubahan bunyi!) |
|---|---|---|
| 人 (nin) | Orang | ひとり(1), ふたり(2), さんにん(3)... — 1 & 2 TIDAK beraturan, hafal khusus! |
| つ | Benda generik (lihat tabel angka asli di atas) | りんご ひとつ (satu buah apel) |
| 個 (ko) | Benda kecil/bulat (permen, telur, dll) | いっこ, にこ, さんこ... |
| 本 (hon) | Benda panjang & silinder (pulpen, botol, pohon, payung) | いっぽん, にほん, さんぼん... (bunyi berubah beda-beda tiap angka!) |
| 枚 (mai) | Benda tipis/datar (kertas, tiket, baju, piring) | いちまい, にまい, さんまい... (paling konsisten, gak banyak berubah bunyi) |
| 台 (dai) | Mesin, kendaraan, elektronik (mobil, komputer, TV) | いちだい, にだい, さんだい... |
| 冊 (satsu) | Buku, majalah, benda yang dijilid | いっさつ, にさつ, さんさつ... |
| 杯 (hai) | Isi gelas/cangkir (air, kopi, mie dalam mangkuk) | いっぱい, にはい, さんばい... (bunyi berubah lagi!) |
| 階 (kai) | Lantai bangunan | いっかい, にかい, さんがい... |
| 歳/才 (sai) | Umur seseorang | いっさい, にさい... はたち(20 tahun, KHUSUS, gak ikut pola!) |
Ini beda dari jam/tanggal (yang nunjuk satu titik waktu) — durasi nunjuk BERAPA LAMA sesuatu berlangsung. Biasanya ditambah 間 (kan) di belakang counter waktu.
| Durasi | Contoh | Arti |
|---|---|---|
| Jam | いちじかん (1時間) | selama 1 jam |
| Hari | ふつかかん (2日間) | selama 2 hari |
| Minggu | いっしゅうかん (1週間) | selama 1 minggu |
| Bulan | さんかげつ (3か月) | selama 3 bulan |
| Tahun | にねん (2年) | selama 2 tahun |
Bedanya dari titik waktu: "3時に" (pada jam 3, pakai に karena titik waktu) vs "3時間" (selama 3 jam, tanpa に karena ini durasi/rentang, bukan titik).
時 Membaca Tanggal & Jam
Bagian ini sering dianggap paling ribet di N5 karena banyak pengecualian baca yang harus dihafal apa adanya, bukan sekadar gabung angka + kanji kayak pola biasa. Tapi begitu dihafal, ini kepake terus sehari-hari jadi worth it banget diinvestasikan waktunya.
| Hari | Kanji | Bacaan |
|---|---|---|
| Senin | 月曜日 | げつようび |
| Selasa | 火曜日 | かようび |
| Rabu | 水曜日 | すいようび |
| Kamis | 木曜日 | もくようび |
| Jumat | 金曜日 | きんようび |
| Sabtu | 土曜日 | どようび |
| Minggu | 日曜日 | にちようび |
Semua hari pakai pola [kanji unsur alam] + 曜日 (youbi). Kalau kamu udah hafal kanji dasar (月火水木金土日) dari tab Belajar, bagian ini otomatis gampang karena tinggal nempelin 曜日 di belakangnya.
| Tanggal | Bacaan | Tanggal | Bacaan |
|---|---|---|---|
| 1 (一日) | ついたち | 6 (六日) | むいか |
| 2 (二日) | ふつか | 7 (七日) | なのか |
| 3 (三日) | みっか | 8 (八日) | ようか |
| 4 (四日) | よっか | 9 (九日) | ここのか |
| 5 (五日) | いつか | 10 (十日) | とおか |
Tanggal 11 ke atas ikut pola beraturan angka+か (じゅういちにち=11, じゅうににち=12, dst), KECUALI 3 tanggal ini yang tetap pakai pola tidak beraturan: 14 (じゅうよっか), 20 (はつか — sama sekali beda dari pola manapun!), dan 24 (にじゅうよっか). Ini kenapa tanggal 1-10 disebut paling wajib dihafal duluan — pola yang sama juga muncul lagi di tanggal-tanggal khusus itu.
Bulan cukup pakai pola: angka + 月 (がつ, gatsu). Contoh: 1月=いちがつ (Januari), 2月=にがつ (Februari), dst. Cuma ada 3 pengecualian bunyi yang perlu diinget:
| Bulan | Bacaan benar | Bukan |
|---|---|---|
| 4月 (April) | しがつ | bukan よんがつ |
| 7月 (Juli) | しちがつ | bukan なながつ |
| 9月 (September) | くがつ | bukan きゅうがつ |
Selain 3 pengecualian di atas, SEMUA bulan lain pakai angka standar tanpa perubahan — jauh lebih ringan dibanding bagian tanggal.
| Jam | Bacaan | Menit | Bacaan (bunyi berubah!) |
|---|---|---|---|
| 1時 | いちじ | 1分 | いっぷん |
| 4時 | よじ (bukan よんじ) | 3分 | さんぷん |
| 7時 | しちじ (bukan ななじ) | 4分 | よんぷん |
| 9時 | くじ (bukan きゅうじ) | 6分 | ろっぷん |
| 半 (setengah) | はん — contoh: 3じはん = jam 3:30 | 10分 | じゅっぷん / じっぷん (keduanya benar) |
Jam relatif gampang (cuma 3 pengecualian: 4,7,9), tapi menit lebih ribet karena hampir semua angka mengalami perubahan bunyi kecil demi kelancaran ucapan (mirip pola yang sama kayak counter 本/杯 di bagian Angka & Satuan). Kabar baiknya: pola perubahan menit ini mirip-mirip sama pola counter lain yang udah kamu pelajari, jadi kalau counter tadi udah lumayan kebiasa, bagian ini bakal terasa familiar.
| Indonesia | Jepang |
|---|---|
| Kemarin | きのう |
| Hari ini | きょう |
| Besok | あした |
| Pagi ini / tadi pagi | けさ |
| am (pagi-siang) / pm (siang-malam) | ごぜん / ごご |
試 Format Ujian JLPT N5
JLPT (Japanese-Language Proficiency Test) N5 adalah level paling dasar dari 5 level JLPT (N5 s/d N1). Ujian terbagi jadi 3 sesi, dan pola tipe soalnya (disebut mondai) relatif konsisten dari tahun ke tahun — cuma kosakata/kalimatnya yang berganti tiap periode ujian.
Total waktu ujian sekitar 105 menit. Meski soalnya dibagi 3 sesi/buku soal, nilai yang dihitung cuma ada 2 kelompok: "Pengetahuan Bahasa (Kosakata+Tata Bahasa) + Membaca" digabung jadi satu nilai (maksimal 120), dan "Mendengarkan" jadi nilai terpisah (maksimal 60) — jadi total maksimal 180. Untuk LULUS, kamu harus penuhi 2 syarat SEKALIGUS: (1) nilai total minimal 80/180, DAN (2) nilai minimal di tiap kelompok — sekitar 38/120 untuk Pengetahuan Bahasa+Membaca, dan sekitar 19/60 untuk Mendengarkan. Jadi walau nilai totalmu tinggi, kalau salah satu kelompok di bawah ambang minimum, tetap dinyatakan tidak lulus. Angka pastinya bisa berubah, selalu cek jlpt.jp untuk info terbaru sebelum ujian.
Kalau tujuan belajarmu buat kerja di Jepang lewat visa Tokutei Ginō / Specified Skilled Worker (SSW), kemungkinan besar tes yang dicari adalah JFT-Basic (Japan Foundation Test for Basic Japanese), BUKAN JLPT N5 — walau keduanya sering disamakan. Ini beda pentingnya:
| Aspek | JLPT N5 | JFT-Basic |
|---|---|---|
| Tujuan utama | Sertifikasi umum kemampuan bahasa | Syarat visa kerja SSW (Tokutei Ginō) |
| Level CEFR kira-kira | A1 (paling dasar) | A2 (sedikit di atas N5, lebih dekat ke N4) |
| Format | Kertas/paper-based, 2x setahun | Komputer (CBT), lebih sering (~6x setahun) |
| Struktur soal | 3 sesi: Moji-Goi, Bunpou-Dokkai, Chōkai | 4 bagian: Kosakata&Tata Bahasa, Percakapan&Ekspresi, Mendengarkan, Membaca — semua dalam 1 sesi ±60 menit |
| Hasil | Skor 0-180 + lulus/tidak | Lulus/tidak (tanpa rincian skor detail ke peserta) |
Kabar baiknya: semua materi di aplikasi ini (hiragana, katakana, kanji dasar, kosakata, tata bahasa) adalah FONDASI yang dipakai di kedua tes ini — jadi belajar di sini tetap berguna buat keduanya. Bedanya cuma di FORMAT soal dan sedikit CAKUPAN (JFT-Basic sedikit lebih luas karena mendekati level N4). Kalau target kamu JFT-Basic, setelah lancar semua materi N5 di sini, lanjutkan belajar sedikit materi N4 dan biasakan diri dengan format CBT (ujian di layar komputer, bukan kertas) lewat contoh soal resmi di situs jpf.go.jp/jft-basic.
Pilih cara baca hiragana yang tepat untuk kanji yang digarisbawahi.
Pilih kanji yang tepat untuk kata yang ditulis dengan hiragana.
Pilih kata yang paling tepat untuk mengisi bagian kosong.
Pilih partikel yang tepat untuk mengisi bagian kosong.
Baca teks pendek, lalu jawab pertanyaan berdasarkan isinya.
Q: きのう、なにを しましたか。
Susun potongan kata jadi kalimat yang benar, lalu tentukan kata yang tepat ada di posisi bintang (★).
1. うえに 2. ペン 3. が
Baca paragraf pendek, lalu pilih kata yang tepat untuk bagian yang kosong.
Nggak ada teks tertulis di soal — semua instruksi & percakapan diputar lewat audio. Ada 4 jenis soal:
- Mondai 1 (課題理解) — dengar percakapan, lalu pilih tindakan apa yang harus dilakukan selanjutnya (biasanya ada gambar pilihan)
- Mondai 2 (ポイント理解) — dengar percakapan lebih panjang, fokus cari 1 informasi spesifik (alasan, waktu, tempat)
- Mondai 3 (発話表現) — lihat gambar situasi, pilih ucapan yang paling tepat untuk situasi itu
- Mondai 4 (即時応答) — dengar 1 kalimat pendek, langsung pilih respons yang paling natural dari 3 pilihan
- Kuasai hiragana & katakana 100% dulu — ini fondasi, semua soal lain bakal lebih lambat kalau masih mikir cara baca huruf dasarnya
- Untuk Moji-Goi, hafal kanji lewat kata majemuk, bukan satu-satu lepas
- Untuk Bunpou, jangan cuma hafal partikel — latihan bikin kalimat sendiri pakai partikel itu
- Untuk Dokkai, baca pertanyaannya dulu sebelum baca teks panjang, biar tahu apa yang harus dicari
- Untuk Chōkai, biasakan dengar audio Jepang tiap hari meski sedikit — telinga butuh waktu buat terbiasa, nggak instan
🎓 Materi Tambahan: Jembatan N5 → N4
Semua materi di atas (kana, kanji dasar, kosakata & tata bahasa Bab 1–50) sudah cukup buat lulus N5 dan JFT-Basic A2. Tapi supaya kamu nggak kaget pas lanjut ke N4, berikut beberapa pola tata bahasa dan kosakata penting yang sering dianggap "materi peralihan" — sering muncul di soal N5 tingkat lanjut maupun ancang-ancang N4. Bagian ini pelengkap, bukan pengganti Bab 1–50.
Selama ini kamu belajar kata kerja dalam bentuk sopan ~ます (masu-kei). Bentuk kamus adalah bentuk "polos/asli" kata kerja, dipakai untuk bicara santai ke teman/keluarga, dan jadi dasar untuk banyak pola N4 (misalnya ~ことができる, ~まえに, ~とき).
| Kelompok | Bentuk ~ます | Bentuk Kamus | Arti |
|---|---|---|---|
| Grup 1 (u-verb) | かきます | かく | menulis |
| Grup 1 (u-verb) | よみます | よむ | membaca |
| Grup 2 (ru-verb) | たべます | たべる | makan |
| Grup 2 (ru-verb) | みます | みる | melihat |
| Grup 3 (tak beraturan) | します | する | melakukan |
| Grup 3 (tak beraturan) | きます | くる | datang |
Lawan dari bentuk kamus. Dipakai untuk larangan (~ないでください), kewajiban (~なければなりません), dan banyak pola N4 lain.
Menyatakan kemampuan, mirip "bisa/mampu" dalam bahasa Indonesia. Contoh: にほんごを はなすことができます (bisa berbicara bahasa Jepang), atau bentuk singkatnya はなせます.
Tiga cara utama bilang "kalau/jika" di bahasa Jepang, masing-masing beda nuansa:
| Pola | Contoh | Nuansa |
|---|---|---|
| 〜たら | あめが ふったら、いきません | pengandaian umum, sering dipakai sehari-hari |
| 〜ば | やすければ、かいます | lebih formal, sering untuk syarat/nasihat |
| 〜なら | にほんに いくなら、パスポートが いります | menanggapi topik yang baru disebutkan lawan bicara |
Bentuk pasif (di-...) contoh: せんせいに しかられました (dimarahi guru). Bentuk kausatif (menyuruh/membiarkan) contoh: こどもに やさいを たべさせます (menyuruh anak makan sayur). Dua pola ini sering jadi materi awal N4.
| Pola | Dipakai untuk | Contoh |
|---|---|---|
| 〜そうです | dugaan dari penampilan/kesan langsung | おいしそうです(keliatan enak) |
| 〜ようです | dugaan berdasar bukti/pengamatan sendiri | あめが ふるようです(sepertinya akan hujan) |
| 〜らしいです | berdasarkan info/kabar dari orang lain | あしたは やすみらしいです(katanya besok libur) |
Di N4/N5 kamu cukup kenal dulu bahwa keigo terbagi jadi sonkeigo (meninggikan lawan bicara, dipakai untuk atasan/tamu) dan kenjougo (merendahkan diri sendiri). Contoh paling umum: いらっしゃいます (bentuk hormat dari "ada/datang/pergi"), まいります (bentuk merendah dari "pergi/datang").
| Kanji/Kana | Cara baca | Arti |
|---|---|---|
| 経験 | けいけん | pengalaman |
| 準備 | じゅんび | persiapan |
| 説明 | せつめい | penjelasan |
| 習慣 | しゅうかん | kebiasaan |
| 機会 | きかい | kesempatan |
| 最近 | さいきん | akhir-akhir ini |
| 残念 | ざんねん | sayang sekali |
| 故障 | こしょう | rusak (mesin/alat) |
| 似合う | にあう | cocok/pas (pakaian dsb.) |
| 増える | ふえる | bertambah |
| 減る | へる | berkurang |
| 育てる | そだてる | membesarkan/merawat |
| 努力 | どりょく | usaha keras |
| 生活 | せいかつ | kehidupan sehari-hari |
| 環境 | かんきょう | lingkungan |
| 相談 | そうだん | konsultasi/berunding |
| 確認 | かくにん | konfirmasi/memastikan |
| 失敗 | しっぱい | kegagalan |
| 成功 | せいこう | keberhasilan |
| 緊張 | きんちょう | gugup/tegang |
要 Ringkasan Cepat (Contekan Sebelum Ujian)
Kalau udah baca semua bagian di atas dan cuma butuh review kilat, ini rangkumannya dalam satu tempat:
- Hiragana/Katakana — 46 dasar tiap sistem + dakuten(゛)/handakuten(゜) + yōon (gabungan kecil ゃゅょ). っ kecil = tahan konsonan berikutnya. Garis panjang di katakana pakai ー, di hiragana pakai huruf vokal tambahan.
- は dibaca "wa" kalau jadi partikel topik, へ dibaca "e" kalau jadi partikel arah, を dibaca "o" selalu sebagai partikel objek.
- Kanji — onyomi (baca gabungan Tionghoa) dipakai pas kanji digabung kanji lain; kunyomi (baca asli Jepang) dipakai pas kanji sendirian + okurigana hiragana.
- Urutan kalimat = SOV: Topik(は/が) → Objek(を) → Kata kerja di paling akhir.
- partikel kunci: は=topik, が=subjek/info baru, を=objek, に=waktu/tujuan, で=tempat aksi/alat, の=kepemilikan, と=dan/bersama, も=juga.
- います = ada (makhluk hidup), あります = ada (benda mati).
- Kata kerja ~ます: positif sekarang/akan ~ます, negatif ~ません, lampau ~ました, negatif lampau ~ませんでした.
- Kata sifat -i (contoh おおきい) konjugasi sendiri: negatif→~くない, lampau→~かった. Kata sifat -na (contoh げんき) ikut pola です, dan butuh な kalau nempel ke kata benda (げんきな ひと).
- Bentuk ~te (kunci pola lanjutan): Ichidan buang る+て, Godan berubah tergantung akhiran (う/つ/る→って, む/ぶ/ぬ→んで, く→いて, ぐ→いで, す→して). Dipakai buat ~てください, ~ています, ~てもいいです, ~てはいけません.
- Ajakan: ~ましょう (ayo) dan ~ませんか (mau gak...?) — tinggal ganti akhiran ~ます.
- すき/きらい/じょうず/へた/わかる pakai partikel が, BUKAN を (にほんごが すきです, bukan にほんごを すきです).
- あげます = saya kasih ke orang lain, くれます = orang lain kasih ke SAYA, もらいます = saya menerima dari siapa pun.
- できます (bisa) juga pakai が, bukan を. なにか/だれか/どこか = sesuatu/seseorang/suatu tempat (belum pasti); なにも/だれも/どこも + negatif = tidak apa-apa/tidak ada siapa-siapa/tidak ke mana-mana.
- Perbandingan: A は B より [sifat] です (A lebih [sifat] dari B).
- Angka asli (ひとつ-とお) buat benda generik 1-10. Angka+counter (人,個,本,枚,台,冊,杯,歳) buat benda spesifik — bunyi sering berubah demi kelancaran ucapan, hafal per counter.
- Tanggal 1-10 gak beraturan (ついたち,ふつか,みっか...), plus pengecualian 14/20/24. Bulan beraturan kecuali 4月(しがつ)/7月(しちがつ)/9月(くがつ). Jam beraturan kecuali 4時(よじ)/7時(しちじ)/9時(くじ).
- Struktur ujian JLPT N5: Moji-Goi/Bunpou-Dokkai (gabung ~90-105 menit tergantung periode) + Chōkai (~30 menit). Nilai minimal tiap bagian + nilai total harus tercapai bersamaan, gak cukup cuma nilai total tinggi doang.
Tabel Interaktif
Klik huruf atau kanji mana pun untuk dengar bacaannya dan tandai sudah hafal.
Hiragana — Gojūon
Hiragana — Dakuten & Handakuten
Hiragana — Yōon
Kosakata — Minna no Nihongo (Bab 1–50)
Kata-kata mengikuti urutan bab ala Minna no Nihongo I & II. Klik untuk dengar dan tandai hafal.
Tata Bahasa — Minna no Nihongo (Bab 1–50)
Pola kalimat & partikel disusun mengikuti urutan bab ala Minna no Nihongo I (dasar) & II (lanjutan).
Kosakata JFT-Basic A2
Kosakata situasional level A2 — cocok untuk persiapan JFT-Basic (ujian bahasa untuk visa Tokutei Ginou / SSW), mencakup situasi kerja, administrasi, tempat tinggal, dan keadaan darurat.
Pola Kalimat JFT-Basic A2
Pola tata bahasa & kalimat situasional level A2 yang sering keluar di JFT-Basic, mencakup situasi kerja, administrasi, tempat tinggal, dan keadaan darurat.
Kanji Tambahan N4
35 kanji jembatan N5 → N4 yang belum masuk daftar Bab 1–50, sering muncul dalam kosakata seperti 準備、確認、相談、希望、性格.
Kanji Tambahan N4 (35 kanji)
Kosakata Tambahan N4
93 kata jembatan dari N5 menuju N4 — kosakata yang sering muncul begitu kamu lulus Bab 1–50, sebelum masuk buku N4 penuh. Dikelompokkan per tema: perasaan, perubahan, kehidupan sosial, pekerjaan, kata sambung, sifat, dan lainnya.
Tata Bahasa Tambahan N4
30 pola penting yang jadi jembatan dari N5 ke N4: bentuk kamus, bentuk nai, potensial, pengandaian (~tara/~ba/~nara), pasif, kausatif, ~sou/~you/~rashii, keigo dasar, ~noni, ~bakari, ~wake da, ~hazu da, ~kamoshirenai, ~nichigainai, ~youni suru/naru, ~sugiru, ~yasui/nikui, dan kata kerja majemuk mulai/selesai/lanjut.
Simulasi Ujian
Kartu Flash
Klik kartu untuk membalik, lalu tandai apakah kamu sudah hafal.
Kuis
Pilih mode dan cakupan soal, lalu mulai. Jawaban benar dapat XP.
Latihan Kalimat
Baca contoh kalimatnya, lalu tebak pola tata bahasa mana yang dipakai. Soal diambil dari 250+ pola di Panduan.
Progres Belajar
Semua data tersimpan otomatis di penyimpanan browser ini.
Aktivitas 7 Hari Terakhir
Peta Penguasaan Hiragana
Peta Penguasaan Katakana
Peta Penguasaan Kanji N5
Peta Penguasaan Kosakata
Pencapaian
Backup Progres
Simpan progresmu sebagai file, atau pulihkan dari file backup sebelumnya.
Waktu Istirahat ☕
67 kartu — sejenak rehat dari hafalan dengan fakta unik, peribahasa (kotowaza), trivia bahasa, dan trivia makanan seputar Jepang.
Kartu dilihat: 0
Pengaturan
Atur tampilan teman belajarmu di sini.
- Taruh file
1.jpgs/d6.jpgdi folderavatarstepat di sebelah file HTML ini (kepake otomatis kalau ada). - Atau klik Ganti Foto di bawah, lalu tempel link URL gambar — ini kesimpen di penyimpanan browser HP/PC kamu sendiri.